Investasi Bekasi Bertumbuh, Penjualan Property Residensial dan Ruko LPCK Meningkat

LPCK meluncurkan The Hive @ Neo Patio, properti komersial dengan harga mulai Rp1,31 miliar.

JT – Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi sebesar Rp54 triliun hingga triwulan ketiga 2024, melampaui target tahunan sebesar Rp50 triliun.

Hal ini menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai kawasan dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat, menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Suhup.  

Baca juga : Garuda Indonesia Akan Tambah 15-20 Pesawat pada Tahun 2025

"Investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp39,36 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp14,77 triliun," katanya.

Sektor-sektor utama yang diminati meliputi perumahan, kawasan industri, perkantoran, jasa, serta industri logam, elektronik, kendaraan bermotor, alat transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.  

Peningkatan investasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan industri di Kabupaten Bekasi.

Baca juga : KAI Pastikan Layanan Kereta Lancar di Liburan Natal dan Tahun Baru

"Sepanjang Januari hingga September 2024, tercatat penyerapan tenaga kerja mencapai 24.405 orang, memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat setempat," ujarnya.

PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), sebagai pengembang properti utama di kawasan ini, turut merasakan dampak positif dari pertumbuhan investasi.