Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Prabowo Subianto Terkait Kebijakan LPG 3 Kg

Arsip foto - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)

JT – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyambut positif langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang menaikkan status pengecer menjadi sub-pangkalan dalam penjualan liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram.

“Langkah ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan LPG 3 kg,” ujar Andre dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga : PDI Perjuangan Dorong Pemerintah Jalin Komunikasi Intensif dengan Arab Saudi Terkait Pembatasan Usia Jamaah Haji

Andre menilai instruksi Presiden Prabowo untuk menurunkan harga LPG 3 kg dan memperbolehkan UMKM serta pedagang kecil berjualan LPG 3 kg sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih murah, ini jelas bentuk keberpihakan Presiden Prabowo, yang mendengarkan aspirasi publik," tambahnya.

Dia juga mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo yang mengaktifkan kembali kebijakan pengecer berjualan LPG 3 kilogram. Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk polemik distribusi gas yang sempat memanas beberapa waktu terakhir.

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Masuk dalam Resolusi Rakornas LAZ 2024

"Komisi VI DPR mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dengan mengizinkan pengecer kembali berjualan gas LPG 3 kg," ujar Andre.

Sebelumnya, pada Selasa (4/2), Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer yang menjual LPG 3 kg. Keputusan ini diambil setelah adanya perubahan pola distribusi gas subsidi 3 kg atau "gas melon."