Kemenparekraf Siapkan Program Unggulan untuk Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di 2025

Menparekraf Sandiaga Uno (kiri). ANTARA/HO-Kemenparekraf

JT – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berencana meluncurkan sejumlah program strategis untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia pada tahun 2025. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan bahwa program-program tersebut telah dibahas dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI.

"Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor parekraf," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu.

Baca juga : Pemerintah: Harga Tiket Garuda Indonesia untuk Rute Bali Turun Hingga 45%

Program yang direncanakan meliputi pengembangan desa wisata serta penguatan potensi SDM pelaku parekraf melalui digitalisasi dan produksi konten. Kemenparekraf akan fokus pada aspek konten dan digitalisasi, yang terbukti memberikan dampak positif pada kreativitas, inovasi, serta peningkatan penjualan dan kearifan lokal.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, menambahkan bahwa untuk tahun anggaran 2025, kementerian akan mengutamakan pengembangan dan penguatan SDM parekraf.

"Kami akan memastikan seluruh satuan kerja menyesuaikan program pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual," ujarnya.

Baca juga : PHRI DIY Minta Tambahan Rute Penerbangan Internasional di YIA 

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, menyatakan dukungannya terhadap rancangan kerja Kemenparekraf. Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syaiful mengungkapkan bahwa pihaknya akan memperjuangkan tambahan anggaran untuk Kemenparekraf sebesar Rp 3.052.364.852.000.

"Kami berharap dukungan ini akan memperkuat agenda pariwisata dan ekonomi kreatif kita," kata Syaiful.